by

Contoh Resume

Contoh resume – Resume mungkin sudah tidak asing lagi kita dengar, khususnya untuk teman-teman yang bergelut di dunia pendidikan. Khususnya mereka yang sudah kuliah atau sekolah tinggi sangat sering ada tugas membuat resume. Secara umum banyak orang yang masih menilai bahwa resume adalah ringkasan. Pendapat tersebut tidak salah namun hanya kurang tepat. Ringkasan bentuknya lebih singkat dan padat. Namun resume poinnya sangat terstruktur dan masih mendetail walaupun berbentuk ringkasan. Jadi dapat disederhanakan bahwa resume adalah hasil dari pemadatan sebuah karya tulis dengan tetap mempertahankan detail informasi pada sumber utama. Nah untuk lebih lengkapnya mari simak contoh resume berikut ini.

Contoh Resume Jurnal

Berikut ini adalah contoh sebuah resume jurnal yang sumbernya diambil dari Jurnal Pendidikan Indonesia (JPI)

Judul Jurnal: Implementasi Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Kearifan Lokal dalam Membangun Karakter Generasi Muda Bangsa

Nama Jurnal: Integralistik

Volume: 30 (2)

Tahun: 2019

Penulis: Ani Sulianti, Robiah Mega Safitri, dan Yasril Gunawan

Pendahuluan

Pendidikan karakter bukan sebuah hal baru di Indonesia. Pendidikan karakter sudah ada sejak zaman Ki Hajar Dewantara sebagai salah satu karya beliau. Namun hingga kini masih banyak masalah-masalah yang ditemukan khususnya di kalangan remaja yang mana sangat rentan dan membahayakan baik kalangan remaja itu sendiri dan bahkan lingkungan sekitar.

Di sekolah Pendidikan Karakter sudah sangat sering digaungkan dan dimplementasikan khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Selain penyampaian tentang cinta tanah air, nilai-nilai kehidupan bangsa, Pendidikan Kewarganegaraan memberikan pandangan dan gambaran tentang perilaku manusia yang bermoral dan tentunya berkarakter. Dengan pendekatan kearifan lokal, perlu dibangkitkan kesadaran bahwa betapa pentingnya menjadi seorang yang berkarakter untuk diri sendiri dan bangsa Indonesia.

Metode

Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini data dikumpulkan dengan teknik observasi dan wawancara. Dengan menggunakan teknik triangulasi, data kemudian diolah dengan 4 tahapan yaitu Pengkategorian, Reduksi Data, Penampilan Data, dan Penarikan Kesimpulan.

Pembahasan

Peran Pendidikan Kewarganegaraan guna membangun karakter Generasi Muda.

Pentingnya kesadaran akan nilai-nilai moral bangsa tentu tidak akan pernah jauh dengan sikap dan perilaku warga negara. Moral negara adalah cerminan dari sikap dan perilaku warga negaranya. Dengan berpedoman pada nilai-nilai bangsa yang adiluhung dan warisan budaya nenek moyang bangsa, seyogyanya warga negara telah menjadi bangsa yang mengedepankan moral dan karakter pribadi. Kesadaran berperilaku dan memiliki karakter yang baik harus tetap digaungkan dan diimplementasikan melalui adanya mata pelajaran kewarganegaraan. Hadirnya pendidikan kewarganegaraan dapat dijadikan sebuah pedoman dan teguran untuk selalu menunjukkan karakter bangsa dan individu yang bermoral dan berkarakter baik.

Implementasi dari Pendidikan Kewarganegaraan yang berbasis kearifan lokal guna membangun karakter kaum generasi muda

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak kearifan lokal yang mana merupakan warisan leluhur nusantara yang sangat kaya. Sudah barang tentu yang diwariskan adalah nilai luhur dan keagungan dari kehidupan masa lampau yang telah mampu membentuk peradaban yang hebat dan seperti sekarang ini. Banyak nilai-nilai kearifan lokal yang tidak sengaja kita sering temukan bahkan lakukan memiliki nilai moral dan karakter yang luar biasa mulia. Dengan adanya contoh-contoh nyata aplikasi dari kearifan lokal yang berkarakter tentu dengan kolaborasi pendidikan kewarganegaraan mampu memberikan gambaran yang cukup seperti apa ke adiluhungan budaya bangsa untuk membentuk moral bangsa khususnya para generasi muda. Nilai-nilai etika tentu sudah barang yang sangat luhur di dalam budaya kearifan lokal patut digaungkan dan digalakkan kembali sebagai sarana untuk membentuk generasi muda yang berkarakter dan bermoral baik.

Melalui kearifan lokal yang peserta didik sering alami bahkan lakukan dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan masyarakat, sudah selayaknya mereka mengetahui karakter dan nilai-nilai luhur untuk menjadi manusia yang berkarakter. Peranan Pendidikan Kewarganegaraan tidak hanya menjadi pengingat namun juga penggerak dari implementasi karakter-karakter kearifan lokal untuk membangun karakter generasi muda yang hebat dan bernilai luhur.

Kesimpulan

Pengaruh positif antara lingkungan satu dan lainnya dalam implementasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran kewarganegaraan tentu sangat berpengaruh dalam membentuk karakter generasi muda khususnya bagi para peserta didik. Tumbuhnya kesadaran berakar dari budaya lokal yang sering diilhami dijadikan sebagai momentum untuk menumbuh kembangkan karakter yang mana sebenarnya sudah ada pada lingkungan sekitar kehidupan manusia itu sendiri. Sinergi antara guru, peserta didik, dan tokoh-tokoh adat sebagai tombak-tombak pelaksana yang mengilhami kearifan lokal suatu daerah tentu sangat berperan dalam mewujudkan generasi muda yang berkarakter dan bermoral baik.

Sekian contoh resume jurnal. Semoga dapat bermanfaat.

News Feed