Cari Sewa Apartemen di Taman Anggrek Residence

  • Whatsapp
Apartemen di Taman Anggrek Residence

Saat ini ada banyak hal yang dapat mendatangkan kebahagiaan di dalam hidup seseorang, misalnya seperti makan cokelat dan juga pergi berlibur. Akan tetapi, ada riset terbaru menemukan hidup di kota besar juga dapat meningkatkan kebahagiaan. Dengan hidup di kota besar yang identik dengan kehidupan yang sibuk dan juga serba cepat. Maka hidup di kota besar juga sangat identik dengan tingkat stres dan kecemasan yang sangat tinggi.

Akan tetapi, seorang mediator yakninbernama Dr Jeanette Bicknell juga mengatakan, bahwa dengan menjalani kehidupan yang sibuk juga dikaitkan dengan tingkat kepuasan hidup yang begitu tinggi. Karena dalam kehidupann bermasyarakat, adanya kesibukan tampaknya akan menjadi faktor penting dalam kesejahteraan, bagi setiap orang. Kemudian dalam penelitian di AS, kata Bicknell, jika orang-orang yang paling bahagia mempunyai kehidupan yang sibuk, yakni dalam arti mereka harus mempunyai sedikit waktu lebih, akan tetapi tidak merasa tergesa-gesa.

Dan apa yang dipaparkan oleh Bicknell juga merupakan hasil riset yang dipimpin oleh Robert Levine dari California State University Fresno. Maka dalam riset tersebut, peneliti juga telah menganalisis kehidupan masyarakat yakni di 31 negara yang berbeda-beda juga.

Dengan adanya riset ini yang telah menyoroti korelasi positif yakni antara kecepatan kehidupan individu dan juga keadaan ekonomi di mana mereka tinggal. Sehingga hasilnya, kebahagiaan seseorang juga dapat meningkat sesuai dengan bagaimana waktu yang mereka habiskan pada setiap harinya jika dibandingkan jumlah uang yang mereka hasilkan.

Dan berdasarkan penuturan ekonomi Amerika yang bernama Richard Easterlin, yaitu pada saat orang mempunyai kecukupan uang yang untuk memenuhi kebutuhan dasar, maka uang juga tidak lagi menentukan kebahagiaan mereka.

Untuk riset ini dilakukan di 2017 yang dilakukan peneliti Oxford University dan juga University of Hong Kong yang menilai kesehatan 419.562 orang dari 22 kota di Inggris. Kemudian peneliti juga telah menyimpulkan, bahwa orang yang tinggal di daerah dengan kepadatan lebih tinggi maka akan lebih mungkin menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan aktif jika dibandingkan dengan orang yang tinggal di daerah pinggiran kota.

Sehingga hidup di kota besar juga memang mempunyai kemungkinan buruk, misalnya seperti risiko menjadi perokok sehingga lebih besar akan mengalami jantung koroner. Akan tetapi, sifat kehidupan kota yang serba cepat maka tampaknya ideal untuk mengurangi stres dan kecemasan.

Perkembangan Arsitektur di Jakarta

Untuk perkembangan arsitektur di Jakarta dimulai sejak 1985, saat itu Jakarta telah berkembang menjadi kota yang dibangun secara horisontal dan juga vertikal. Yakni misalnya mulai jamak didirikannya bangunan bertingkat, serta juga pada permukiman-permukiman dalam wujud rumah susun, apartemen dan lain sebagainya.

Misalnya saja terdapat pembangunan rumah susun di Kebon Kacang, kemudian di Tebet, lalu di Klender, dan juga di Kemayoran. Begitu pula keterangan dari badan Pusat Dokumentasi Arsitektur yang telah tertera pada hasil penelitian mereka. Pada perkembangan ataupun pembangunan kota Jakarta yakni di periode 1985 sampai dengan 2000 ini terdata telah menciptakan kawasan-kawasan strategis, entah itu di pusat kota maupun di pinggiran.

Pada pusat kota, juga sudah terbentuk kawasan wilayah yang linear dan juga memiliki daya dukung tinggi. Sedangkan di pinggiran juga sudah terbentuk atau kawasan unggul. Terdapat berbagai lokasi strategis yang berkembang saat itu misalnya seperti sebagai berikut. Untuk kawasan yang terpusat yaitu kawasan Tomang serta, Thamrin, Sudirman, Rasuna Said, Gatot Subroto, MT Haryono, S. Parman,  Kebon Sirih, Manggarai, Lingkar dalam Pejompongan, Tanah Abang, Mampang Prapatan, dan Menteng Dalam. Sedangkan yang di pinggiran yakni meliputi Sentra Primer Timur, Pantai Indah Kapuk, Kawasan Berikat Nusantara Marunda, Sentra Primer Barat, dan Pantai Utara.

Sedangkan di kawasan pedalaman yakni di wilayah Botabek juga turut berkembang yakni menjadi area dinamis akibat perluasan-perluasan wilayah itu. Sehingga dengan adanya perkembangan arsitektur tersebut juga menjadi hal yang baik juga terkait pertumbuhan ekonomi dan perkembangan bangunan vertikal yang ada di Jakarta.

Dengan perkembangan pada bangunan vertikal tersebut sekarang banyak orang yang ingin mempunyai dan tinggal di bangunan vertikal tersebut misalnya seperti di apartemen yang bagus dan berada di tempat yang strategis, dekat dengan berbagai jalur, entah itu di hiburan, kuliner, rekreasi, dan juga pusat perbelanjaan lainnya ataupun pada fasilitas fasilitas umum lainnya.

Untuk bisa mendapatkan apartemen yang seperti itu, memang tidak gampang karena kamu harus melewati berbagai rintangan untuk bisa mendapatkan apartemen tersebut. Yakni mulai dari mencari pengembangan yang terpercaya, kemudian agen properti selanjutnya mereview apartemen yang disediakan oleh pengembang atau agen properti tersebut.

Apabila kamu orang yang sibuk maka cara tersebut agak membuat kamu kerepotan karena harus meluangkan waktu untuk melakukan itu semua, namun berbeda jika kamu memilih cara dengan Praktis yakni menggunakan internet, sehingga dari mana saja dan kapan saja kamu bisa mencari cari apartemen yang tepat dan sesuai dengan yang kamu butuhkan.

Menurut saya ada salah satu apartemen yang sering banget di cari orang-orang karena lokasinya yang strategis dan sangat dekat dengan berbagai fasilitas kota, yakni di sewa apartemen taman anggrek residence bulanan yang punya fasilitas yang sangat memadai sehingga bisa dibilang sebagai apartemen kelas atas. Jadi kamu akan lebih betah dan bahagia saat kamu tinggal di apartemen tersebut.

Related posts