5 Pos Pengeluaran Tak Kasat Mata Saat Baru Punya Anak

Punya anak pertama rasanya memang luar biasa, campur aduk antara bahagia dan haru. Tapi di balik lucunya baju bayi dan perlengkapan gemas di keranjang belanja, ada realita finansial yang sering bikin orang tua baru kaget. Banyak yang sudah menyiapkan dana persalinan, tapi lupa kalau kehidupan setelah pulang dari rumah sakit justru punya “biaya siluman” yang cukup menguras kantong.

Biar kamu nggak kaget saat melihat mutasi rekening, yuk kenali 5 pos pengeluaran tak kasat mata saat baru punya anak:

Read More

1. Biaya Konsumsi Orang Tua yang Membengkak

Fokus biasanya lari ke popok dan susu, tapi lupa kalau orang tua baru sering kali kelelahan untuk masak. Akhirnya, pesanan makanan online jadi solusi praktis harian. Belum lagi stok camilan atau kopi biar tetap melek saat begadang. Tanpa disadari, biaya makan bisa naik dua kali lipat dari biasanya.

2. Kenaikan Tagihan Listrik dan Air

Mesin cuci yang berputar lebih sering untuk mencuci baju bayi, AC yang menyala hampir 24 jam agar si kecil nyaman, hingga pemanas air untuk mandi. Semua ini akan terlihat jelas di tagihan bulanan. Memahami apa itu bank digital bisa sangat membantu di sini, karena kamu bisa membayar semua tagihan rutin ini dalam satu aplikasi dengan biaya admin yang lebih murah atau bahkan gratis.

3. Perlengkapan “Printilan” yang Terus Berganti

Bayi tumbuh sangat cepat. Baju yang baru dibeli bulan lalu mungkin sudah nggak muat bulan ini. Belum lagi obat-obatan ringan, termometer, hingga sabun khusus bayi yang harganya jauh di atas sabun biasa. Pengeluaran kecil-kecil ini kalau dikumpulkan bisa seharga satu stroller mewah!

4. Biaya Transportasi untuk Kontrol Rutin

Jadwal vaksinasi dan kontrol ke dokter anak itu sangat padat di tahun pertama. Biaya bensin, parkir RS, atau tarif transportasi online bolak-balik sering kali luput dari anggaran awal. Di sinilah pentingnya tahu apa itu bank digital yang memiliki fitur kategori tabungan, agar kamu bisa menyisihkan dana khusus transportasi medis sejak awal.

5. Dana Lapar Mata Orang Tua

FOMO (Fear of Missing Out) ternyata juga menjangkiti orang tua. Melihat mainan edukasi viral atau dekorasi kamar bayi yang estetik di media sosial sering bikin kita khilaf checkout. Padahal, fungsinya mungkin belum terlalu mendesak. Mengedukasi diri tentang apa itu bank digital yang menawarkan bunga tinggi bisa jadi rem agar uangnya lebih baik ditabung untuk masa depan pendidikan anak.

Siapkan Masa Depan Si Kecil dan Grow Your Money Bareng Krom Bank

Menjadi orang tua baru memang penuh kejutan biaya, makanya kamu butuh manajemen keuangan yang solid. Krom Bank hadir sebagai mitra paling pas buat kamu yang ingin mengamankan dana masa depan anak dengan cara yang sangat menguntungkan. Kamu bisa mulai membagi pos-pos pengeluaran di atas ke dalam 19 Kantong Tabungan yang berbeda, misalnya Kantong “Vaksin”, “Popok”, hingga “Tabungan Pendidikan”.

Krom Bank nggak cuma bikin uangmu aman, tapi beneran bikin tumbuh. Kamu bisa dapet bunga tabungan 6% per tahun tanpa minimum saldo. Kalau kamu punya sisa dana persalinan, mending diputar di deposito Krom Flex yang bunganya sampai 7,75% per tahun dan bisa dicairkan kapan saja tanpa penalti kalau ada kebutuhan darurat medis si kecil.

Urusan biaya admin juga nggak perlu dipikirin lagi, karena Krom kasih gratis transfer antar bank dan top-up e-wallet sampai 100x setiap bulan. Sebagai bagian dari Kredivo Group yang diawasi oleh OJK & BI serta peserta penjaminan LPS, Krom Bank memastikan setiap rupiah yang kamu simpan untuk masa depan si kecil tetap aman dan terus berkembang.

Related posts