Kampoeng.co.id – Dalam dunia baking atau pembuatan kue, pemahaman mengenai berbagai jenis bahan kue sp soda kue menjadi kunci utama keshasilan sebuah resep. Seringkali, pembuat kue pemula keliru membedakan kedua bahan ini karena bentuknya yang sama-sama berupa bahan tambahan pangan. Bahan atau material adalah zat atau benda yang dari mana sesuatu dapat dibuat darinya, atau barang yang dibutuhkan untuk menciptakan tekstur kue yang sempurna. Lantas, apa sebenarnya perbedaan mendasar antara SP dan soda kue?
Mengenal SP (Ovalet/TBM) sebagai Pengemulsi Kue
SP atau yang juga sering dikenal dengan nama ovalet atau TBM merupakan zat aditif yang berfungsi sebagai emulsifier atau pelembut adonan.
Secara kimiawi, bahan ini membantu menyatukan bahan-bahan yang tidak dapat tercampur secara alami, seperti minyak dan air.
Penggunaan SP sangat krusial dalam pembuatan adonan bolu, sponge cake, atau cake berpori halus.
Dengan menambahkan SP, adonan kue akan mengembang lebih stabil, tidak mudah turun saat dikocok, dan menghasilkan tekstur akhir yang lembut serta empuk lebih lama.
Fungsi Soda Kue (Sodium Bicarbonate) dalam Adonan
Berbeda dengan SP, soda kue atau yang memiliki nama kimia natrium bikarbonat adalah bahan pengembang kimiawi (leavening agent).
Soda kue bekerja dengan cara melepaskan gas karbondioksida ketika bereaksi dengan bahan yang bersifat asam (seperti buttermilk, cokelat, atau jeruk nipis) dan suhu panas.
Reaksi inilah yang membuat adonan kue, seperti cookies, muffins, atau pancakes, dapat mengembang dengan baik dan memiliki tekstur yang ringan serta renyah di luar.
Perbedaan Utama dan Cara Penggunaannya yang Tepat
Kesalahan terbesar dalam membuat kue adalah saling menggantikan kedua bahan ini.
SP digunakan bersamaan saat proses pengocokan telur dan gula hingga mengembang kental berjejak (mengikat udara dan cairan).
Sementara itu, soda kue biasanya dicampurkan bersama tepung terigu dan bahan kering lainnya, lalu harus segera dipanggang karena reaksinya langsung terjadi begitu bersentuhan dengan cairan.
Mengenali fungsi spesifik dari masing-masing bahan ini akan menyelamatkan kue Anda dari kegagalan tekstur yang bantat atau terlalu keras.
Kesimpulan
Memahami karakteristik bahan kue sp soda kue secara mendalam akan sangat membantu para pecinta kuliner dan baker profesional dalam menghasilkan produk kue yang berkualitas tinggi. Pastikan selalu mengikuti takaran resep yang tertera agar hasil akhir kue Anda mengembang sempurna, memiliki cita rasa lezat, dan tekstur yang menggugah selera.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apakah SP dan soda kue bisa saling menggantikan dalam resep?
Tidak bisa.
SP berfungsi sebagai pengemulsi untuk melembutkan dan menstabilkan adonan cake, sedangkan soda kue adalah bahan pengembang yang membutuhkan bahan asam untuk bereaksi.
Kapan waktu terbaik memasukkan SP ke dalam adonan kue?
SP biasanya dimasukkan bersamaan dengan telur, gula, dan emulsifier lainnya di awal pengocokan (mixer) hingga adonan mengembang kental berjejak.
Apa akibatnya jika terlalu banyak menggunakan soda kue?
Penggunaan soda kue yang berlebihan dapat membuat kue terasa pahit, getir, dan meninggalkan rasa langu di lidah.
Ditulis oleh: Fitri Handayani






