Modus Perusahaan Bakar Lahan di Riau

 
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
View Mode
Views:

461


Replies:2

Modus Perusahaan Bakar Lahan di Riau

[Image: z1Y6uNx.png]
PADANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, kebakaran yang terjadi di Riau belakangan ini mencata kerugian lebi dari 10 triliun.

“Perhitungan dari bencana kebakaran tersebut sejak Januari sampai Maret ini mencapai Rp10 triliun, itu baru aspek ekonomi belum kerugian akibat kerusakan hutan. Ini sangat merugikan pemerintah sendiri, lebih besar ruginya dari pada Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Senin (17/3/2014).

Dari sisi kerusakan hutan, lanjut Sutopo, pihaknya mencatat luas areal yang terbakar yakni 2.398 hektare (ha).

“Kebakaran terdiri dari suaka margasatwa Giam Siak Kecil 922.5 ha, suaka margasatwa Kerumutan 373 ha, Taman Wisata Alam Sungai Dumai 80.5 ha, Taman Nasional Tesso Nello 95 ha, cagar alam Bukit Bungkuk 9 ha, dan Area penggunaan lain/non kawasan hutan 867.5 ha,” tuturnya.

“Data ini baru yang terjangkau, mengingat akses menuju lokasi kebakaran sangat sulit. Akses ke situ (tidak terjangkau) lewat jalan jauh dan harus sungai, parit. Apalagi perahu di wilayah tidak ada sinyal sehingga menghitungnya juga sulit,” paparnya.

Sutopo mengungkapkan, para pengusaha sengaja memilih untuk membakar hutan sebelum ditanami ketimbang menggunakan cara lain.

“Modus yang dipakai memilih membakar karena lebih murah, hanya memakan biaya Rp200 ribu sampai Rp300 ribu, dibanding dengan memakai mekanik atau alat bisa menyerap biaya mulai Rp4 juta sampai Rp5 juta,” tandasnya. (kem)
(This post was last modified: 18-03-2014 12:20 AM by TapeGorongan.)

RE: Modus Perusahaan Bakar Lahan di Riau

jadi sedih liat para warga di sana , kemana susah gara" penglihatan nya

RE: Modus Perusahaan Bakar Lahan di Riau

sedih sama warga sana man Sedih
kampoeng