'Matahari tidak Meledak, Kiamat tak Jadi'

 
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
View Mode
Views:

1151


Replies:4

'Matahari tidak Meledak, Kiamat tak Jadi'

[Image: kiamat-ilustrasi-_120509193549-902.jpg]
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suku Maya meramalkan kiamat akan terjadi pada Jumat (21/12) besok. Namun, salah satu yang mungkin dapat melihat tanda akan terjadinya kiamat adalah adanya ledakan yang hebat pada matahari. Hal itu disampaikan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Bambang S Tejasukmana.

"Hingga saat ini belum ada ledakan besar yang terjadi," ujarnya usai membuka lokakarya Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional di Jakarta, Kamis (20/12).

Pernyataan Kepala Lapan tersebut berdasarkan hasil pemantauan Sandberz Fotograph di Tanjung Sari dan satelit. Jika terjadi letupan, lanjut dia, maka sinyal radio akan mengirimkan peringatan dalam waktu delapan menit. Oleh karena itu, lanjut dia, masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu kiamat 21 Desember.

Bambang menjelaskan matahari mempunyai masa tenang dan masa aktif. Masa aktif terjadi berulang setiap 11 tahun dan pengulangannya pada 2012. "Namun hingga Desember, matahari tenang-tenang saja."

Pada saat masa aktif tersebut, terjadi reaksi fisika. Nah, yang menjadi perhatian adanya lidah api atau badai. Badai tersebut mengeluarkan letupan material yang cukup besar. Meskipun demikian, badai matahari tidak berdampak di Indonesia.

"Dampaknya hanya terjadi di daerah kutub, mengakibatkan trafo mati karena gangguan elektromagnetik," jelas dia.

Bambang juga mengharapkan masyarakat untuk tidak terlalu terpengaruh dengan isu kiamat 21 Desember tersebut.
"Dan ada sebagian malam hari,
maka bersembahyang tahajudlah kamu sebagai tambahan suatu ibadah bagimu,
mudah-mudahan Tuhanmu menangkatmu ke tempat yang terpuji"

RT: 'Matahari tidak Meledak, Kiamat tak Jadi'

(03-01-2013 10:45 PM)azoelophme Wrote:
[Image: kiamat-ilustrasi-_120509193549-902.jpg]
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suku Maya meramalkan kiamat akan terjadi pada Jumat (21/12) besok. Namun, salah satu yang mungkin dapat melihat tanda akan terjadinya kiamat adalah adanya ledakan yang hebat pada matahari. Hal itu disampaikan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Bambang S Tejasukmana.

"Hingga saat ini belum ada ledakan besar yang terjadi," ujarnya usai membuka lokakarya Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional di Jakarta, Kamis (20/12).

Pernyataan Kepala Lapan tersebut berdasarkan hasil pemantauan Sandberz Fotograph di Tanjung Sari dan satelit. Jika terjadi letupan, lanjut dia, maka sinyal radio akan mengirimkan peringatan dalam waktu delapan menit. Oleh karena itu, lanjut dia, masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu kiamat 21 Desember.

Bambang menjelaskan matahari mempunyai masa tenang dan masa aktif. Masa aktif terjadi berulang setiap 11 tahun dan pengulangannya pada 2012. "Namun hingga Desember, matahari tenang-tenang saja."

Pada saat masa aktif tersebut, terjadi reaksi fisika. Nah, yang menjadi perhatian adanya lidah api atau badai. Badai tersebut mengeluarkan letupan material yang cukup besar. Meskipun demikian, badai matahari tidak berdampak di Indonesia.

"Dampaknya hanya terjadi di daerah kutub, mengakibatkan trafo mati karena gangguan elektromagnetik," jelas dia.

Bambang juga mengharapkan masyarakat untuk tidak terlalu terpengaruh dengan isu kiamat 21 Desember tersebut.
"Dan ada sebagian malam hari,
maka bersembahyang tahajudlah kamu sebagai tambahan suatu ibadah bagimu,
mudah-mudahan Tuhanmu menangkatmu ke tempat yang terpuji"


nice inpo man

RT: 'Matahari tidak Meledak, Kiamat tak Jadi'

emang kadang media terlalu membesar2kan berita... dulu masyarakat panik lah ada berita kayak begini.....yang mau kiamatlah...
untung ga jadi... :D

RT: 'Matahari tidak Meledak, Kiamat tak Jadi'

(05-05-2013 11:20 AM)DinDun Wrote: emang kadang media terlalu membesar2kan berita... dulu masyarakat panik lah ada berita kayak begini.....yang mau kiamatlah...
untung ga jadi... :D

Ya begitulah media mba e Hehe ah yang katanya kiamat 21 Desember itu hanya isue belaka buktinya dunia masih hidup Melet

RT: 'Matahari tidak Meledak, Kiamat tak Jadi'

(05-05-2013 07:56 PM)SunDi3yansyah Wrote: Ya begitulah media mba e Hehe ah yang katanya kiamat 21 Desember itu hanya isue belaka buktinya dunia masih hidup Melet

bener.... untung ane asih sehat dan penuh kebahagiaan di dunia ini :D
kampoeng